You must be logged in to take this course  →   LOGIN | REGISTER NOW

Kursus ini dibuat berdasarkan dokumen Persetujuan atas dasar informasi awal tanpa paksaan (FPIC); Panduan bagi anggota RSPO dengan tujuan memberi masukan bagaimana menerapkan elemen-elemen yang mengikat dari standar RSPO yang menyangkut FPIC juga bagaimana memantau pelaksanaannya.

Free Prior and Informed Consent (FPIC) atau Persetujuan atas dasar informasi Awal Tanpa Paksaan (Padiatapa) telah menjadi salah satu persyaratan utama dalam Prinsip dan Kriteria RSPO sejak standar ini diterima pada tahun 2005. Penghormatan terhadap hak FPIC dirancang untuk memastikan bahwa minyak kelapa sawit berkelanjutan yang disertifikasi RSPO berasal dari lahan-lahan yang tidak memiliki konflik lahan atau “penyerobotan lahan”. Panduan FPIC pertama kali disusun pada tahun 2008; Persetujuan atas dasar informasi awal tanpa paksaan dan Roundtable Sustainable Palm Oil – Panduan bagi perusahaan; panduan ini sekarang direvisi menjadi Persetujuan atas dasar informasi awal tanpa paksaan; panduan bagi anggota RSPO yang disetujui oleh Board of Governor RSPO pada bulan November 2015.

Panduan yang baru ini memberikan petunjuk bagaimana melaksanakan unsur-unsur yang mengikat dalam standar RSPO yang telah direvisi (prinsip, kriteria dan indicator) terkait FPIC berdasarkan panduan yang telah ada pada pedoman RSPO standar yang telah direvisi.

Panduan RSPO tentang FPIC ini dibuat oleh kelompok kerja hak-hak asasi manusia RSPO (HRWG) yang berisikan LSM Hak-hak Asasi Manusia Internasional: Forest People Programme dan Natural Justice dan perusahaan kelapa sawit OLAM, Golden Veroleum Limited dan New Britain Palm Oil Limited. Panduan ini juga diperkaya oleh masukan yang diperoleh dari dua kali workshop multi-pihak (tiap workshop dilaksanakan dua hari) yang dilaksanakan di Kuala Lumpur dan Jakarta pada bulan Juni dan Juli 2014, dengan partisipasi dari staf perusahaan, perwakilan masyarakat, auditor dan LSM lokal, serta diskusi kelompok terfokus di Jakarta pada bulan Juni 2015.

Serial video ini dibuat berdasarkan dokumen Persetujuan atas dasar informasi awal tanpa paksaan; panduan bagi anggota RSPO yang memberikan gambaran umum dan pendekatan langkah demi langkah untuk memahami dan menerapkan panduan ini. Walaupun beberapa video ini dirancang untuk semua orang yang tertarik untuk mempelajari FPIC, namun kami sangat menyarankan agar seluruh anggota RSPO mengupayakan waktu khusus untuk menonton dan belajar dari video-video ini.

Serial video FPIC ini terdiri atas tujuh belas modul yang menjelaskan poin-poin utama dalam FPIC, yang diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Apa yang termasuk dan tidak termasuk dalam FPIC
  • Siapa yang mewakili masyarakat
  • Bagaimana kita mengidentifikasi hak-hak atas tanah
  • Bagaimana sebaiknya negosiasi dilaksanakan, dan
  • Bagaimana persetujuan dilakukan oleh seluruh pihak.

Coming soon

  1. RaCP Bagaimana dan Mengapa Prosedur Ini Dikembangkan
  2. Kepada Siapakah RaCP Berlaku, dan Dalam Kasus Apa Saja
  3. Sekilas tentang RaCP
  4. Panel Kompensasi
  5. Penilaian NKT dan Perannya dalam RSPO Sebagai Standar Kelapa Sawit Berkelanjutan
  6. Pengungkapan Informasi mengenai Pembukaan Lahan yang Menyalahi Aturan
  7. Analisis Perubahan Penggunaan Lahan (LUCA) dan Perannya
  8. Klasifikasi Vegetasi untuk Analisis Perubahan Penggunaan Lahan dalam RaCP
  9. Identifikasi Kewajiban Sosial
  10. Seluruh Tanggung Jawab dalam RaCP
  11. Negosiasi dan Kesepakatan Remidiasi Sosial
  12. Remediasi Linkungan
  13. Bagaimana Memenuhi Kewajiban Konservasi dan Merancang Proyek Kompensasi
  14. Proses Persetujuan Rencana Remediasi dan Kompensasi
  15. Pemantauan Pelaksanaan Rencana Remediasi dan Kompensasi

1,170 total views, 3 views today

Course Curriculum

Pengantar 00:00:00
Video ini menjelaskan bagaimana proses pembuatan panduan ini, siapa yang terlibat dan juga konsep umum tentang Persetujuan atas dasar informasi awal tanpa paksaan. Juga memberikan latar belakang tentang konsep Pediatapa dan panduannya serta mengapa panduan ini diperlukan.
Siapakah yang memberikan persetujuan? 00:00:00
Dalam video ini, pertanyaan mendasar sehubungan dengan “persetujuan” didiskusikan seperti “siapa yang memberikan persetujuan?”; “Bisakah masyarakat diwakili oleh satu kelompok?”; dan jika demikian, “Seperti apa sebaiknya komposisi dari kelompok ini?”. Video ini mendiskusikan tahapan-tahapan yang harus dilakukan untuk memastikan bahwa persetujuan diberikan secara bebas dan dengan niat baik
Penilaian Partisipatif 00:00:00
Suatu upaya yang penting untuk memastikan bahwa kesepakatan diinformasikan kepada anggota masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam penilaian-penilaian yang dilakukan oleh perusahaan. Video ini mendiskusikan jenis-jenis penilaian yang diperlukan dan/atau direkomendasikan oleh prinsip dan kriteria RSPO sehubungan dengan prinsip-prinsip FPIC.
Pemetaan Partisipatif Hak-hak atas Lahan 00:03:31
RSPO meminta perusahaan untuk menghormati hak-hak masyarakat terhadap lahan yang mereka miliki, gunakan, dan hak-hak adatnya. Biasanya lahan-lahan ini tidak disurvai atau tercantum dalam peta-peta pemerintah. Jika lahan-lahan ini tidak disurvai dan dipetakan oleh pemerintah, lalu, pertanyaannya, bagaimana perusahaan mengidentifikasi lahan-lahan ini? Pada modul ini, kami akan menjelaskan pada anda bagaimana cara melakukan pemetaan partisipatif. Tahap pertama yaitu menemukan siapa pengguna lahan dan bagaimana menggunakannya.
Identifikasi Hak-hak atas Lahan – melakukan penilaian kepemilikan lahan 00:03:31
Modul terdahulu menjelaskan bagaimana pembuatan peta secara partisipatif dapat menjelaskan dimana hak-hak setiap orang dalam bentang alam. Namun karena setiap orang memiliki hak-hak yang berbeda terhadap setiap persil lahan, sehingga anda perlu mendokumentasikan siapa saja yang memiliki hak-hak atas persil lahan tersebut dan mempelajari lebih banyak tentang bagaimana masyarakat memiliki , mengawasi dan mengelola lahan mereka. Hal ini ditempuh dengan melakukan penilaian pemilikan lahan. Video ini memberikan pedoman bagaimana melakukan penilaian kepemilikan lahan sebaiknya dilaksanakan dan apa hal-hal kunci yang perlu diperhatikan ketika melakukan penilaian ini.
Menyepakati proses persetujuan/permufakatan 00:03:31
FPIC merupakan hak yang diakui secara internasional untuk menentukan nasib sendiri. Ini berarti masyarakat juga memiliki hak untuk memilih sendiri proses negosiasi mereka dan memberikan (atau menunda) persetujuannya. Karena masyarakat sangat berbeda, perusahaan tidak boleh memaksakan FPIC sesuai dengan Prosedur Operasi Standar mereka. Perusahaan harus mengakomodasi proses pengambilan keputusan masyarakat sesuai dengan budaya mereka atau norma-norma dan kebiasaan setempat. Dalam video ini, kami akan menjelaskan apa langkah-langkah yang perlu dilakukan seluruh pihak untuk memastikan bahwa hal ini akan mengarah pada kesepakatan untuk persetujuan.
Membangun Konsensus di Masyarakat 00:03:31
Sekalipun masyarakat bisa memiliki hak bersama, namun itu tidak berarti mereka selalu berbicara dengan satu suara. Kebanyakan masyarakat dibentuk dari kelompok dengan beragam prioritas, ketertarikan beragam, dan terkadang bahkan memiliki bahasa dan kepercayaan yang berbeda. Jadi untuk memperoleh kesepakatan masyarakat tentang apa upaya-upaya terbaik mungkin akan memakan waktu. Dalam video ini, kami akan mendiskusikan berbagai metode untuk melibatkan masyarakat dalam membangun konsensus dan bagaimana memastikan bahwa pendapat setiap orang dipertimbangkan dalam membangun consensus tersebut.
Menyediakan Informasi 00:03:31
RSPO juga meminta perusahaan membuat komitmen terhadap transparansi serta aktif menyediakan informasi kepada pihak-pihak yang berhak dan pemangku kepentingan yang lebih luas. Modul ini menjelaskan informasi apa yang perlu disiapkan, kapan harus dibagikan dan bagaimana harus dikomunikasikan sebagai bagian dari proses FPIC
Aturan untuk LSM dan para Penasehat 00:03:31
Standar RSPO mengakui bahwa masyarakat memiliki hak untuk memperoleh saran dan konsultasi hukum. Hal ini dapat dilakukan melalui pihak ketiga, seperti masyarakat tetangga yang telah memiliki pengalaman dalam pengembangan perkebunan kelapa sawit, atau organisasi keagamaan, atau LSM atau pengacara yang dapat dipercaya. Modul ini mendiskusikan aturan untuk para penasehat-penasehat ini yang bisa dan/atau akan dilakukan dalam proses pembuatan keputusan.
Memastikan persetujuan “Bebas” 00:03:31
Agar persetujuan itu bermanfaat maka persetujuan tersebut harus bebas (dari tekanan). Video ini akan mendiskusikan apa yang harus perusahaan hindari untuk memastikan bahwa persetujuan ini “bebas”. Modul ini juga akan memberikan langkah-langkah yang dapat dilakukan perusahaan untuk memastikan bahwa Prinsip dan Kriteria RSPO telah diikuti dalam memperoleh persetujuan yang bebas.
Merundingkan Kesepakatan 00:03:31
Ketika bangunan utama dari proses kesepakatan telah dibangun, dan masyarakat telah menentukan bagaimana mereka ingin diwakili, dan pihak yang akan dilibatkan dalam penilaian dampak negatif dan positif telah ditentukan, telah jelas siapa yang memiliki hak atas lahan dan telah diinformasikan tentang keuntungan-keuntungan dan biaya-biayanya. Masyarakat juga telah menentukan, jika ada, pemantau pihak ketiga dan penasehat-penasehat yang mereka ingin libatkan. Suatu kesepakatan akan dicapai dan proses pengambilan keputusan seperti apa yang akan digunakan. Video ini akan mendiskusikan proses pengambilan kesepakatan dan hak-hak masing-masing pihak dalam negosiasi kesepakatan yang dapat diterima semua orang.
Pelaksanaan dan Pemantauan 00:03:31
FPIC tidak selesai dengan penandatanganan suatu kesepakatan. Kesepakatan perlu dilaksanakan. Untuk memastikan hal ini, diperlukan adanya prosedur pemantauan partisipatif, yang memeriksa hasil dari komitmen-komitmen tersebut. Dalam modul ini, kami akan mendiskusikan cara-cara yang baik dalam mengimplementasikan dan memantau sejauh mana penilaian dampak sosial dan lingkungan, dan penilaian nilai konservasi tinggi dipenuhi.
Menyelesaikan Masalah 00:03:31
Adalah ketentuan RSPO bahwa seluruh operator memiliki sistem yang disetujui bersama dalam berurusan dengan pengaduan dan keluhan. Dalam modul ini, kami akan mendiskusikan bagaimana menyusun prosedur penyelesaian pengaduan beserta sistem kompensasi dan/atau perbaikan yang dapat disetujui oleh semua pihak.
Menyelaraskan FPIC dalam Realitas Nasional 00:03:31
Kerangka hukum nasional beragam antar negara dalam hal bagaimana mengakui hak-hak lahan masyarakat dan hak-hak terhadap FPIC. Video ini akan mendiskusikan bagaimana mengimplementasikan FPIC pada tatanan jurisdiksi dimana kerangka hukum legal beraneka ragam dan sejauh mana pengakuan terhadap hak-hak lahan masyarakat dan hak-hak terhadap FPIC .
FPIC dalam Prosedur Penanaman Baru 00:03:31
Seluruh anggota RSPO yang merencanakan suatu penanaman baru harus mengikuti “prosedur penanaman baru”. Modul ini akan merangkum seluruh aspek penanaman baru yang berkenaan dengan masyarakat lokal dan mengamankan Persetujuan atas dasar informasi awal tanpa paksaan (FPIC).
Verifikasi FPIC 00:03:31
Sebagai bagian dari sistem sertifikasi RSPO, perusahaan dan lembaga sertifikasi harus bisa membuktikan bahwa FPIC telah dilaksanakan secara baik sesuai dengan standar-standar RSPO. Video ini menunjukkan daftar elemen kunci dari proses FPIC yang dapat digunakan untuk memeriksa kepatuhan.
TAKE THIS COURSE
  • FREE
  • UNLIMITED ACCESS
472 STUDENTS ENROLLED
  • Profile photo of RSPO Sustainability College
  • Profile photo of Lee Swee Yin
  • Profile photo of DarylPahRU
  • Profile photo of Daniel Hazman
  • Profile photo of Leydy Obando
Copyright © 2016 Roundtable on Sustainable Palm Oil All Rights Reserved.